DSC_0467artistic

PEOPLE AND ECONOMIC SOCIOLOGY

Billion People (Everybody Relax)

Di tahun 2011 populasi dunia telah mencapai 7 Miliar. Diperkirakan jumlah penduduk naik 1 Miliar setiap 15 tahun sekali. Berdasarkan perhitungan matematika untuk pertumbuhan rata-rata penduduk dengan rumus sebagai berikut :

Growth Rate = [(new-old)/old] x 100

Jika terjadi penambahan penduduk sebesar 2 Miliar setiap 15 tahun sekali, maka semakin lama pertumbuhan penduduk akan semakin rendah. Hal ini sama dengan jika pertumbuhan penduduk tetap konstan, dan penambahan penduduk tetap sebesar 2 Miliar dan bahkan 1 Miliar pun, jumlah populasi dunia akan sama.

Selain itu, berdasarkan data yang ada menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan penduduk mengalami penurunan. Dimulai dari tahun 1804 dengan jumlah penduduk sebesar 1 Miliar, naik sebesar 2 kali lipat ditahun 1927 menjadi 2 Miliar. Ditahun 1960 jumlah penduduk 3 milyar, artinya naik 1,5 kali lipat dan ditahun 1975 menjadi 4 Miliar, naik hanya 1,3 kali dengan jumlah penduduk 4 Miliar. Dari hasil perhitungan tersebut, dapat diketahui bahwa pertumbuhan penduduk dari tahun per tahun mengalami penurunan dan tidak mengalami peningkatan. Sehingga target untuk mengontrol pertumbuhan penduduk dunia yang rendah sebenarnya telah tercapai dan jumlah penduduk di dunia tidak mengalami peningkatan secara signifikan.

Dari hasil video juga dijelaskan penyebab terjadinya pertumbuhan penduduk yang rendah. Adapun penyebab semakin menurunnya pertumbuhan penduduk dunia adalah dilihat dari angka Global Total Fertility Rate. Global Total Fertility Rate merupakan perbandingan antara tingkat rata-rata anak yang dimiliki oleh seorang ibu. Dan data menunjukkan dalam 40 tahun terakhir Global Total Fertility Rate mengalami penurunan. Dengan demikian, rata-rata seorang ibu memiliki jumlah anak relatif sedikit, sehingga tingkat kelahiran tergolong rendah.

Penyebab rendahnya tingkat kelahiran penduduk dapat dilihat dari perkembangan zaman seperti saat ini. Pada masa lalu, orang mengira dengan memiliki banyak keturunan maka akan mendapatkan kesuksesan. Hal ini sangat bertentangan dengan saat ini dimana orang-orang cenderung untuk memiliki sedikit anak melalui program pemerintah seperti KB (Keluarga Berencana). Selain itu, perkembangan zaman seperti saat ini juga berpengaruh besar dalam merubah pandangan sosial masyarakat seperti kesetaraan gender, dimana saat ini banyak wanita yang lebih memlih karir sehingga menunda pernikahannya ataupun milih untuk memiliki sedikit anak. Dan dengan jumah manusia yang banyak maka akan membuat persaingan akan semakin ketat. Sehingga terkadang orang akan berpikir untuk memiliki keturunan yang banyak.

Berdasarkan data UN Population Division, populasi dunia mencapai puncak dalam 20 tahun, setelah puncaknya maka populasi dunia akan menurun. Sehingga diakhir abad dunia akan kehilangan 1 Miliar orang setiap 20 tahun. Hal ini dapat terjadi seiring dengan pertumbuhan penduduk yang rendah, namun tingkat kematian yang tinggi. Sehingga dalam 20 terakhir jumlah orang akan semakin berkurang dan pada akhirnya populasi didunia ini akan konstan seperti gambaran yang ada pada video.

Where We All Started

Ketik manusia pertama kali muncul, kehidupan didunia ini masih keras dan susah untuk memenuhi kebutuhan dasar. Menurut Bank Dunia, Kemiskinan adalah sebuah pengelompokan dalam kehidupan manusia, termasuk pendapatan yang rendah, dan ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar barang dan jasa untuk bertahan hidup. Untuk terlepas dari kemiskinan membutuhkan proses yang sangat panjang. Pertama orang miskin akan menemukan sebuah komunitas dan bergabung dengan komunitas tersebut. Dalam sebuah komunitas, mereka akan mendapatkan pekerjaan yang layak, saling berbagi sumber daya, dan menggunakan pemikiran mereka untuk memulai membentuk keluarga. Sehingga dari keluarga akan terbentuk suku, kemudian menjadi sebuah kota, dan akhirnya mereka membentuk negara.

Dari penjelasan tersebut dijelaskan bahwa kemiskinan dimulai dari awal. Artinya kita memulai kehidupan kita dari kemiskinan. Sehingga untuk terlepas dari kemiskinan perlu sebuah usaha yang dimulai dengan saling kerjasama dan saling membantu agar dapat terlepas dari kemiskinan. Sesorang tidak akan bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Sehingga manusia sebagai makhluk sosial diharuskan untuk hidup secara berdampingan dengan orang lain agar bisa mendapatkan kesuksesan.

Dalam setiap periodenya, standar kehidupan seseorang akan berbeda-beda. Hal ini karena sesuai dengan perkembangan zaman dan tingkat kemajuan pada periode tersebut. Untuk saat ini, standar kehidupan dapat diukur dengan cara menghitung pendapatan per-kapita, konsumsi kalori, dan jumlah produsen yang meningkat. Dengan begitu, jika tidak dibarengi dengan peran pemerintah yang baik dan benar, maka akan berdampak pada peningkatan kemiskinan. Hal ini dapat terjadi karena standar kehidupan setiap tahunnya akan mengalami peningkatan karena selain semakin ketatnya persaingan di dunia kerja, sumber daya alam yang terbatas untuk diolah juga menjadi kendala yang dapat menimbulkan kemiskinan tersebut.

Selain itu, untuk melangsungkan kehidupan yang seimbang, manusia tidak hanya berperan sebagai konsumer tetapi juga harus menjadi seorang produsen. Walaupun dengan lahan produksi yang terbatas, manusis harus dapat mengolah sumber daya yang ada dengan baik agar kemiskinan suatu wilayah bisa teratasi. Manusia juga harus bisa menemuan energi yang ramah lingkungan, mendapatkan makanan, dan memiliki tempat yang layak.

Urbanisasi juga telah menjadi masalah yang besar dalam sebuah komunitas besar seperti di kota-kota besar. Kota-kota besar dipilih karena dianggap memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Hal ini terjadi diberbagai belahan dunia termasuk indonesia, dimana populasi terpadat biasanya terletak didaerah-daerah industri yang menyediakan lapangak kerja yang banyak seperti pulau Jawa. Sehingga kita ketahui bahwa hampir 60% penduduk Indonesia bermukim di pulau Jawa. Dengan begitu, hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah untuk membuka lapangan kerja yang tersebar diberbagai tempat, tidak hanya di daerah-daerah tertentu. Sehingga setiap daerah akan berkembang dan masalah urbanisasi sebagai peyebab kemiskinan akan berkurang.

Kemiskinan merupakan hal yang sangat dekat bagi kita. Walaupun dengan jumlah populasi yang rendah dan sangat langka didunia, kemiskinan akan selalu ada. Namun, kita harus bisa mengatasi masalah tersebut dan tidak meninggalkan mereka. Seperti gambaran pada video, “meninggalkan mereka sama saja kita kembali ke awal”.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s