372084

Mengajukan Kepentingan Nasional Dalam Peran Indonesia Sebagai Ketua APEC 2013

Indonesia Sebagai Tuan Rumah APEC 2013

APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) atau Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik didirikan pada tahun 1989. APEC merupakan sebuah forum yng bertujuan untuk mengukuhkan ekonomi dan mempererat komunitas negara-negara pasifik. Saat ini APEC memiliki 21 anggota yang kebanyakan merupakan negara yang memiliki garis pantai ke Samudera Pasifik. Adapun ke 21 negara tersebut adalah Australia, Brunei, Canada, Indonesia, Japan, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapore, Thailand, Amerika Serikat, Republik China, Hong Kong, Republik Rakyat China, Meksiko, Papua New Guinea, Chili, Peru, Russia, dan Vietnam. KTT APEC diselengarakan setiap tahun dan dimulai pada tahun 1989 di Australia. Indonesia merupakan salah satu negara pendiri APEC dan hingga saat ini, Deklarasi Bogor digunakan sebagai acuan negara-negara APEC terhadap kesepakatan perdagangan bebas antara negara anggota.

Pada tahun 2013, Indonesia didaulat sebagai tuan rumah pertemuan negara-negara APEC ke 25. Pertemuan puncaknya akan diselenggarakan di Bali, namun pertemuan dan seminar lainnya akan dilakukan di beberapa kota yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, dan Manado. Pada hari Minggu, 7 April 2013 telah dilaksanakan pertemuan APEC di Surabaya yang dihadiri oleh 21 negara. Pertemuan tersebut dilaksanakan di hotel JW Marriot Surabaya. Pada pertemuan tersebut, banyak isu yang dbahas oleh peserta dari 21 negara, termasuk Indonesia. Dimana, Indonesia sebagai tuan rumah dapat menjadi prioritas dalam mengajukan kepentingannya di forum tersebut.

Setelah 25 tahun APEC dibentuk, peran Indonesia di forum tersebut dinilai semakin berkurang, padahal Indonesia merupakan salah satu negara pendiri APEC. Kehadiran Presiden RI, terutama Presiden pasca-Soeharto terkesan hanya untuk simbolisasi saja. Bahkan negara-negara yang bukan pendiri seperti Amerika Serikat dan Rusia sangat agresif dalam memberikan suaranya di forum tersebut. Bahkan Amerika Serikat bisa dikatakan mengemis untuk menjadi anggota forum APEC, tetapi Amerika Serikta tidak hanya sekedar mengemis, melainkan ikut mengambil peran yang besar sebagai penentu dan pengatur di forum APEC. Oleh karena itu, Indonesia sebagai tuan rumah APEC 2013 harus dapat mengembalikan kewibawaanya dalam forum tersebut. Adapun cara yang dilakukan adalah dengan menjadikan kepentingan nasional sebagai prioritas utama dalam peran Indonesia sebagai tuan rumah APEC 2013.

Proritas Utama Indonesia Dalam APEC 2013

Sebagai tuan rumah APEC, Indonesia mengambil tema “Resilient Asia Pacific, Engine of Global Growth”. Dimana dari tema tersebut, APEC 2013 bertujuan untuk memastikan bahwa kawasan Asia-Pasific dapat menjaga pertumbuhan ekonomi yang kuat dan tangguh, dan mampu cepat pulih dari guncangan dan pengaruh dari kawasan lain. Indonesia, bersama 20 ekonomi APEC lainnya dapat mengupayakan kawasan Asia-Pasifik sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi global. Tema ini diterjemahkan lebih lanjut ke dalam tiga prioritas, yaitu pemenuhan Bogor Goals, pencapaian pertumbuhan berkelanjutan yang merata, serta pemajuan konektivitas. Pemenuhan Bogor Goals dapat dicapai dengan cara perluasan perdagangan dan informasi serta reformasi strukturalnya. Selain itu, pencapaian pertumbuhan berkelanjutan yang merata dilakukan dengan fokus pada daya saing global UKM, financial inclusion, ketahanan pangan, dan kesehatan. Dan pemajuan konektivitas dapat dilakukan dengan cara fokus pada konektivitas fisik, termasuk pengembangan dan investasi infrastruktur dan konektivitas kelautan (blue economy), konektivitas institusional, dan konektivitas people-to-people.

Hampir 20 tahun lalu, para pemimpin wilayah Asia Pasifik berkumpul di Bogor untuk “memetakan rencana kerjasama ekonomi masa depan, yang akan mendorong prospek pertumbuhan ekonomi yang terakselerasi, seimbang dan merata, tak hanya di Asia Pasifik tapi juga seluruh dunia.” Di tahun 2013, para pemimpin APEC ini akan bertemua kembali di Indonesia, kekuatan ekonomi terbesar Asia Tenggara. Tujuan uama dalam Bogor Goals adalah mewujudkan perdagangan bebas di kawasan Asia Pasifik dengan cara menurunkan tarif bea cukai dari nol hingga lima persen di kawasan Asia Pasifik untuk negara maju paling lambat tahun 2010 dan untuk negara berkembang paling lambat dilakukan tahun 2020.

Peran industri UKM sangat penting bagi perekonomian Indonesia, terutama sebagai penompang yang ampuh disaat krisis melanda tahun 2008 yang lalu. Oleh karena itu, dalam forum tersebut akan dibahas isu pengembangan UKM yang akan memanfaatkan inovasi dibidang green technology. Ketahanan pangan juga akan dibutuhkan untuk mengusung keterlibatan petani dan pengembangan agriculture botechnology dalam pencapaian ketahanan pangan dunia. Selain itu, financial inclusion akan membantu ketersediaan, pendidikan, dan peraturan yang berkaitan dengan jasa finansial agar dapat diakses oleh masyarakat. Dan masalah kesehatan akan dibahas melalui pencapaian model of sustainable healthcare system di kawasan.

Konsep konektivitas merupakan salah satu isu utama yang menjadi pembicaraan pada forum APEC. Konektivitas diperlukan untuk mendukung pasar domestik dan mancanegara karena konektivitas dibuthkan dalam pembangunan infrastruktur perdagangan, perjalanan, energi, dan telekomunikasi yang dapat memudahkan arus ekonomi di kawasan Asia Pasifik. Tingkat konektivitas Indonesia saat ini masih tergolong rendah dibandingkan Malaysia dengan skor 6,61, Thailand 3,68, dan Vietnam 2,73. Skor yang dimiliki Indonesia hanya 2,01. Akibat utama dari rendahnya konektivitas adalah harga komoditi di setiap daerah akan berbeda-beda.

Kepentingan Nasional Dalam APEC 2013

Dari penjelasan diatas, maka kita dapat menyimpulkan beberapa point penting terkait kepentingan nasional yang harus diajukan oleh Indonesia sebagai tuan rumah APEC 2013, terutama mendorong iklim investasi dan pariwisata di Indonesia. Adapun dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Mensinergikan proses kerja sama terkait perdagangan dan investasi di APEC 2013 dengan proses penyiapan Konferensi Tingkat Menteri World Trade Organization (WTO) ke-9 di Bali, Desember 2013.

  2. Membangun kerangkan konektivitas melalui konektivitas fisik, konektivitas institusi, dan konektivitas perorangan

  3. Mengembangkan kerjasama pembagunan dan investasi infrastruktur melalui kemitraan pemerintah dan swasta (public-private partnership)

  4. Mengutamakan isu-isu kelautan di APEC di berbagai lingkup kerja sama, yaitu ketahanan pangan, konektivitas, perdagangan hasil-hasil laut yang berkelanjutan, transportasi yang ramah lingkungan dan pariwisata bahari.

  5. Kesiapsiagaan bencana melalui pelaksanaan studi/kajian dalam upaya memfasilitasi perjalanan dan barang disaster responder pada saat terjadinya bencana, dari perspektif imigrasi dan kepabeanan.

  6. Peningkatan kerja sama pendidikan antar ekonomi APEC untuk meningkatkan mobilitas para pelajar, akademisi, dan peneliti di kawasan Asia Pasifik.

  7. Peningkatan peran dan kapasitas petani dalam ketahanan pangan global melalui kemitraan pemerintah, pihak swasta dan petani.

  8. kerja sama di bidang kesehatan yang mencakup pengembangan sistem kesehatan yang berkelanjutan, mendorong penggunaan obat-obatan tradisional dan pendanaan kesehatan.

  9. kerja sama di bidang sains, teknologi dan inovasi melalui penyelenggaraan pertemuan Chief Science Advisor di bulan Juni/Juli 2013 di Medan.

Dengan demikian, melalui penyelenggaraan APEC 2013 ini, Indonesia harus dapat memanfaatkan perannya terutama sebagai tuan rumah secara penuh agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi pembangunan nasional melalaui keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut.

Sumber :

www.apec2013.go.id

www.suarapembaruan.com/APEC2013DorongInvestasiInfrastrukturSuaraPembaruan.html

www.tempo.co/APEC2013,ApaHarapanJawaTimubisnisTempo.co.html

www.centroone.com/APEC2013,PemerintaSiapkan2013UnitKendaraanListrikBeritaTerbaru,OnlineSeminar,VideoOnDemand.html

www.detik.com/detikFinanceKonektivitasJadiPrioritasAPECIndonesia.html

www.inilah.com/IndonesiaJanganHanyJadi’Pendengar`dAPEC-INILAH.com.html

www.kompas.com/IndonesiaSusunTigaKonsepKonektivitasdiAPEC202013-KOMPAS.com.html

www.gatranews.com/IndonesiaTuanRumahPertemuanAPEC2013GATRANEWS.html

www.jppn.com/IndonesiSiapHadapiAPEC.html

www.kemenlu.go.id/KementerianLuarNegeri/MenluKetuaAPEC2013,NyataPeluangKontribusiRIBagiTatananEkonomi.html

www.wikipedia.com/KerjaSamaEkonomiAsiaPasifik-WikipediabahasaIndonesia,ensiklopediabebas.html

www.liputanbisnis.com/LiputanBisnis.comPemerintahUsung4PrioritaspadaAPEC2013.html

www.DNAberita.com/MajukanKepentinganNasionalMelaluiKeketuanAPEC2013.html

www.vivanews.com/PimpinAPEC2013,IniTarget-targetIndonesia.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s